DEATH NOTE: REBIRTH

 ⠀⠀

          Dunia manusia, dunia yang membosankan. Di sekolah, dari balik jendela di pinggir kelas, aku melamun sambil melihat ke arah luar.

          "Eh?" Aku melihat sesuatu di halaman bawah. Dari halaman yang kosong, tiba-tiba muncul buku catatan berwarna hitam. 

          "Sebuah buku catatan?" pikirku.                        

          Setelah kelas bubar, aku keluar dari gedung sekolah dan menghampiri buku yang tadi kulihat. Aku memungut buku tulis hitam itu.

          "Death Note? Catatan kematian?" ucapku ketika membaca sampul depan buku.

          Aku melihat isinya, membaca sekilas yang tertulis di dalamnya. 

          "Manusia yang namanya ditulis dalam buku ini akan mati?" Aku langsung menutup buku sampul hitam itu.

          "Haha ... ini gila. Bodoh sekali. Tak ada bedanya dengan surat berantai." Aku tak percaya dan menganggap bahwa itu hanya buatan orang iseng.

          Di kamarku, tepatnya di meja belajar, aku membaca isi dari buku itu. 

          "Jadi aku bisa membuat orang mati secara tenang atau menderita, ya? Mengejutkan ada orang iseng yang bisa memikirkan sampai sejauh ini." Aku masih belum percaya.

          Aku berbaring di tempat tidur, mencoba untuk melupakan bayangan Death Note yang selalu muncul. 

          "Mati jika kau menulis namanya, ya ... aah bodoh!" 

          Namun, aku masih penasaran dan mencobanya dengan menonton berita tv tentang kriminal, aku melihat nama dan wajah dari pelaku kriminal itu lalu menuliskan namanya pada buku bersampul hitam itu.

          "Serangan jantung dalam 40 detik." Aku terkejut setelah 40 detik, pelaku kriminal yang ditayangkan di tv tewas. 

          "Ti-tidak ... ini kebetulan. Ini pasti kebetulan!" 

          Aku yang masih belum percaya dengan kejadian itu, akhirnya memutuskan untuk menguji buku ini sekali lagi.

          Sepulang dari tempat les, tiba-tiba kumpulan preman bermotor tengah menggoda seorang gadis.

          "Hai manis, aku Shibuimaru Takuo. Mereka memanggilku Shibutaku. Ikutlah denganku."

          Namun si gadis menolak dan membuat preman dan teman-temannya melakukan pelecehan.

          Sementara itu, aku yang melihat dari balik jendela sebuah toko—juga menulis nama Shibuimaru Takuo dan penyebab kematiannya adalah kecelakaan. 40 detik kemudian, gadis itu mulai kabur dan Shibutaku mengejar menggunakan motornya.

Buarggh!!!

Motor Takuo dihantam oleh truk.

          Aku benar-benar terkejut. 

          "Death Note ... ini nyata!" Keringat pun mengucur di wajahku. 

          "A-ku telah membunuh orang ... Tidak! Siapa juga yang akan peduli jika seorang penjahat meninggal??? Tapi, bagaimana dengan orang yang kedua?? Tidak, dia pantas mati!! Inilah yang aku inginkan. Dunia ini busuk, dan yang busuk harus mati. Aku akan menggunakan buku ini untuk mengubah dunia."


 ۝۝۝


          Aku baru saja pulang dari sekolah, masuk ke kamar dan langsung mengunci rapat pintu. Lalu mengambil remote dan menghidupkan televisi.

          "Sepertinya kau sangat menikmatinya." 

          Sesosok suara mengagetkanku, juga sosok yang menyeramkan—sesosok Shinigami.

          "Kenapa kau begitu terkejut? Aku adalah pemilik Death Note itu, Shinigami Ryuk. Dan sepertinya kau menyadari bahwa itu bukan buku biasa."

          "Aku tidak terkejut, aku menunggumu." Aku berusaha untuk bersikap setenang mungkin. "Ada banyak hal yang ingin aku tanyakan padamu."

          Aku menunjukkan bagian Death Note yang telah diisi dengan banyak nama. Dan Ryuk senang melihatnya.

          "Aku telah menggunakan Death Note Shinigami, dan sekarang Shinigami datang padaku. Apa yang selanjutnya terjadi padaku? Jiwaku akan diambil, bukan?"

          "Apa maksudmu? Imajinasi manusia liar, ya.

Aku tidak akan melakukan apa pun untukmu," jawab Ryuk, "sekali Death Note berada di dunia manusia, maka akan menjadi milik dunia itu. Itu milikmu." Ryuk menunjukku.

          "Milikku?"

          "Jika kau tidak ingin memilikinya, berikan saja pada orang lain. Jika itu terjadi, aku akan menghapus ingatanmu akan Death Note. Dan hanya kau yang menggunakan Death Note-ku, tentu saja hanya kau yang dapat melihat, juga mendengarku. Dan ketika kau mati, akulah yang akan menulis namamu di Death Note-ku," jelas Ryuk.

          "Kenapa kau memilihku?"

          "Eh? Jangan salah sangka. Aku tidak memilihmu. Aku hanya menjatuhkan Death Note itu dan kaulah yang tak sengaja menemukannya."

          "Lalu kenapa kau menjatuhkannya? Tidak mungkin cuma kebetulan, kan?" tanyaku lagi.

          "Karena aku bosan." 

          Aku terdiam.

          "Aku menulis semua nama-nama penjahat, mengurangi jumlah iblis di dunia. Aku akan membentuk dunia yang berisi orang-orang baik saja." Aku menjelaskan rencanaku padanya.

          "Aku akan menjadi Tuhan di dunia baru ini!" tegasku.

          "Ya, seperti yang kuduga, manusia memang benar-benar menarik," pikir Ryuk.

          Apa yang dilakukanku ternyata menimbulkan kontroversi. Ada beberapa orang yang setuju dengan tindakanku. Sampai-sampai mereka membuat website untuk menampung informasi tentang penjahat yang harus dibunuh.

          Seketika itu aku langsung terkenal di dunia maya dengan sebutan Kira yang berarti Killer dalam bahasa Inggris.





©2021 YAGAMI 

ALL RIGHTS RESERVED




                                          




Komentar

Postingan populer dari blog ini